WIGA KAMPUS WIRAUSAHA,- Langkah konkret penataan ekonomi warga terdampak pascabencana terus digulirkan. Bertempat di kediaman Kepala Desa Sumbermujur, Yayuk Sri Rahayu, S.Pd., tim gabungan menggelar kegiatan diskusi lanjutan guna menyusun ‘’Peta Jalan Pendampingan UMKM’’ bagi warga di Hunian Tetap (Huntap) Semeru, Sabtu – Minggu (16-17/05/2026).

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas sektor antara Tim Dosen dari Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Widya Gama Lumajang—yang dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 3, Dr. Muh Hudi Setyobahkti, beserta Kepala LPPM, Dr. Retno Cahyaningati, dan tim—bersama pihak Yayasan Urip Urup yang diwakili oleh Johan. Diskusi strategis ini juga dihadiri langsung oleh Isharyanto selaku wakil dari Komunitas UMKM Huntap Semeru untuk memastikan program berjalan selaras dengan kebutuhan warga di lapangan.

Tidak berhenti di meja rapat, kegiatan langsung diteruskan dengan survei lokasi implementasi di area kawasan Huntap. Peninjauan lapangan ini difokuskan untuk memetakan rencana destinasi kunjungan potensial yang nantinya akan diintegrasikan guna mendukung ekosistem pasar komunitas. Melalui sinergi kuat antara akademisi, yayasan sosial, dan perwakilan komunitas lokal ini.  ‘’Diharapkan produk kreatif UMKM Huntap Semeru dapat memiliki peta jalan yang jelas’’,  kata Wakil Rektor 3. Selain itu  agar UMKM ini mampu berdaya saing kuat, serta menjadi motor penggerak ekonomi baru yang mandiri.