WIGA KAMPUS WIRAUSAHA,- Kurikulum yang relevan tidak dapat disusun hanya dari sudut pandang perguruan tinggi.Namun perlu mendengar kebutuhan pengguna lulusan, pengalaman alumni, aspirasi mahasiswa, serta perkembangan keilmuan dan teknologi. Kurikulum harus terus berkembang. Jangan sampai mempertahankan kurikulum hanya karena sudah menjadi kebiasaan. Jika kebutuhan berubah, maka kurikulum juga harus berani berubah.


Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Institut Teknologi dan Bisnis (ITB WiGa) Lumajang Dr Khoirul Ifa, SE. MSE pada Lokakarya Kurikulum Berbasis OBE Fakultas Ekonomi dan Bisnis & Fakultas Tekhnik dan Informatika kampus setempat, Selasa (01/09/2026) di Auditorium ‘Semeru’. Kegiatan ini menghadirkan tiga pemaeri yaitu, Pro Dr Novi Puspitasari, SE. MM (Universitas Jember) , Prof Dr Ir Hj Endang Setyati, MT (ISTTS-Surabaya) dan Dr Agung Budi Sulistiyo, SE. MSi, Ak (Univeritas Jember).
Lebih lanjut Khoirul Ifa mengapresiasi keterlibatan dan kehadiran para stakeholder, alumni, mahasiswa, dosen dan Tim Pengembang Kurikulum dalam kegiatan ini. ‘’Dari narasumber tiga bidang keilmuan, yaitu Manajemen, Akuntansi dan Informatika dalam memberikan perspektif yang tajam,’’ paparnya.