WIGA KAMPUS WIRAUSAHA,- Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang (ITB WIGA Lumajang) menyelenggarakan Kuliah Perdana Tahun Akademik 2026/2027 bertema “AI The Future: Think, Create, Innovate”, Senin (21/9/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan mahasiswa baru Program Studi Manajemen, Akuntansi, dan Informatika ini sekaligus menjadi bagian dari program Guru Besar Infokom Mengabdi (GBIM) – Visiting Professor.
Kuliah perdana menghadirkan Prof. Dr. Ir. Esther Irawati Setiawan, S.Kom., M.Kom., Profesor Perempuan Termuda Bidang Artificial Intelligence (AI) sekaligus Google Developer Expert (GDE). Kehadirannya memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal lebih dekat perkembangan AI serta peluang dan tantangannya dalam pendidikan, dunia kerja, bisnis, dan industri.


Rektor ITB WiGa Lumajang Dr Khoirul Ifa, SE. MM mengungkapkan melalui tema Think, Create, Innovate, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi. ‘’Think menekankan kemampuan berpikir kritis dan analitis, Create mendorong kreativitas dalam menghasilkan ide dan karya.’’ungkapnya. Sedangkan Innovate mengajak mahasiswa mengembangkan gagasan menjadi solusi yang memberikan manfaat nyata.
Tentang kuliah perdana ini, Dr Khoirul Ifa, SE. mSE berharap kuliah perdana ini menjadi momentum bagi mahasiswa baru untuk mempersiapkan diri menghadapi perubahan dunia pendidikan dan dunia kerja yang semakin terintegrasi dengan teknologi. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya mampu menggunakan AI, tetapi juga memanfaatkannya secara cerdas, kritis, kreatif, etis, dan bertanggung jawab,’’harapnya. AI harus menjadi alat untuk memperkuat kemampuan berpikir dan menghasilkan inovasi, bukan menggantikan proses berpikir mahasiswa..
Sementara dalam materinya, Prof. Esther memotivasi mahasiswa agar tidak takut menghadapi perkembangan AI. Mahasiswa justru perlu terus belajar, beradaptasi, dan mampu memanfaatkan AI untuk meningkatkan kompetensi. “Jangan hanya menjadi pengguna teknologi. Jadilah generasi yang mampu menciptakan, mengembangkan, dan memberikan nilai tambah melalui teknologi. Gunakan AI untuk meningkatkan kemampuan diri, tetapi tetap pertahankan kreativitas, integritas, dan karakter sebagai manusia,” pesannya.
Perkembangan AI memiliki relevansi bagi seluruh program studi. Mahasiswa Manajemen dapat memanfaatkannya untuk analisis pasar, pemasaran, strategi, dan pengambilan keputusan bisnis. Mahasiswa Akuntansi dapat mengembangkan pemanfaatan AI dalam pengolahan data keuangan, sistem informasi, dan audit. Sementara mahasiswa Informatika memiliki peluang luas dalam machine learning, analisis data, pengembangan perangkat lunak, dan berbagai solusi teknologi berbasis AI.
Melalui pelaksanaan GBIM – Visiting Professor ini, ITB Widya Gama Lumajang juga memperkuat atmosfer akademik dengan menghadirkan guru besar dan pakar untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta perkembangan keilmuan terkini kepada mahasiswa.
Kuliah Perdana 2026 diharapkan menjadi titik awal bagi mahasiswa baru untuk membangun pola pikir yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan semangat “AI The Future: Think, Create, Innovate,” mahasiswa didorong untuk menjadi generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan AI, tetapi juga berpikir kritis, menciptakan karya, berinovasi, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.