WiGa,- Dua perempuan hebat yang dihadirkan pada Diskusi Perempuan mampu menghipnotis ratusan audien perempuan yang memadati Auditorium ‘Semreru’ STIE Widya Gama Lumajang, Sabtu (24/03/2018). Dua perempuan itu adalah, Ratna Wijayanti Daniar Paramita,SE.MM (Ketua STIE Widya Gama Lumajang) dan Dr. Lucky Endrawati, SH., MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya – Malang).


Mengawali pemaparannya, Ratna Wijayanti Daniar Paramita mengajak seluruh audien yang hadir untuk melakukan kontemplasi dan instrospeksi. ‘’ Sudahkah para perempuan yang menjadi audien ini sebelum berangkat pamit dengan ikhlas dan tulus kepada ibundanya,’’ tanya Ketua STIE Widya Gama Lumajang. ‘’ Sudahkah mencium tangan, pipi dan memeluk sebelum berangkat ke Diskusi Perempuan ini,’’ lanjut Ratna Wijayanti Daniar Paramita kembali bertanya. Pertanyaan spontan ini langsung membuat suasana diskusi menjadi hening. Audien merespon dengan menjawab lirih-lirih, sangat berat seolah ada yang mengganjal di tenggorokan.
Ratna Wijayanti Daniar Paramita lantas teringat acara bagi-bagi bunga kepada pengendara di perempatan Adipura yang dilakukan oleh mahasiswa STIE Widya Gama Lumajang. ‘’ Saya sangat mengapresiasi kegiatan tersebut,’’ pujinya. Namun demikian, Bu Ratna, demikian panggilan akrabnya akan lebih baik kalau dimulai dengan memberikan bunga sebagai symbol itu kepada orang tua di rumah. ‘’ Siapa lagi kalau bukan ibu kita di rumah masing-masing,’’ katanya serius. Tentunya sangat layak, manakala ibu adalah idola utama.
Lebih lanjut Ratna mengungkapkan ibu adalah sosok hebat dan tangguh. ‘’ Maka tidak berlebihan apresiasi dan apa pun namanya disampaikan kepada beliaunya,’’ sarannya. Apalagi, audien yang hadir adalah calon-calon ibu dan akan meneruskan kisah cerita ibu kita masing-masing.
Sementara itu, nara sumber lainnya adalah dan Dr. Lucky Endrawati, SH., MH (Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya – Malang). Lucky juga merupakan Anggota Asosiasi Peminat dan Pengajar Hukum & Gender Indonesia (APPHGI) sangat antutias dalam memaparkan dan memberikan ilmunya kepada peserta. (Kontributor : Ninik Lukiana, M Hudi Setyobakti, Tristy Wahyuni Nurohmah dan Fifitia Rahayu / Editor : Zainul Hidayat)